One Day Training Program HEALTH SECRET Angkatan 34

Pada saat ini masalah kesehatan di Indonesia semakin kompleks, yang ditandai dengan meningkatnya berbagai penyakit kronis/degeneratif pada usia yang semakin lama semakin muda. Salah satu penyebab utamanya adalah minimnya pengetahuan masyarakat mengenai pola makan, pola hidup, dan pola pikir yang sehat.

Training HEALTH SECRET telah di selenggarakan sejak tahun 2006 hingga 2011 yang merupakan salah satu wujud peran serta kami untuk ikut serta menjawab persoalan kesehatan Bangsa. Training HEALTH SECRET adalah sebuah training yang merubah paradigma sehat sehingga mendorong perubahan pola hidup sehingga masyarakat maupun staf perusahaan dapat berpartisipasi aktif untuk menjaga kesehatannya dengan upaya yang murah.

Program ini telah diikuti oleh lebih dari 23.000 orang, dan lebih dari 60 instansi maupun perusahaan baik BUMN maupun swasta.

Kami percaya bahwa penyelenggaraan Training HEALTH SECRET sangat dibutuhkan, dalam upaya merubah paradigma sehat yang salah dan berkembang di masyarakat maupun diperusahaan saat ini. Penyelenggaraan training kesehatan ini sejalan dengan tujuanpemerintah maupun perusahaan untuk meningkatkan kualitas kesehatan SDM sekaligus menurunkan biaya kesehatan.

METODE TRAINING :

1. Edutainment (Education & Entertainment)
2. Ice Breaker (Permainan)
3. Multimedia Audio Visual (Animasi & Video)
4. Diskusi
5. Dll.

MATERI TRAINING HEALTH SECRET :

(Jam 07.30-12.00)
Pengobatan yang Aman bagi Tubuh
Bagaimana Tubuh Berkarat dan Membusuk dari Dalam
Makanan yg dapat Membunuh Kita
Makanan Kita, Masa Depan Kita

(13.00-17.30)
Antara Gaya Hidup yang Sehat dan yang Merusak
Lingkungan yang Sehat dan Merusak
Peran Mental dan Kesadaran bagi kesehatan
Bagaimana Pikiran Berkomunikasi dengan Tubuh
Kekuatan Penyembuh Alami (Quantum Healing Dan Mind Healing)
Mengenal Potensi Mental & Kesadaran bagi Kesehatan

MANFAAT TRAINING :

Peserta mengetahui cara kerja tubuh
Peserta mengetahui proses terjadinya penyakit
Peserta mengetahui dampak pola makan yang buruk yang secara perlahan merusak tubuh
Peserta mengetahui pilihan makanan yang baik bagi peningkatan kerja organ tubuh
Peserta menyadari peranan gaya hidup dan lingkungan bagi kesehatan
Peserta mengerti bagaimana mental dan spiritual berpengaruh pada kesehatan Peserta dapat memanfaatkan pengetahuan dan fungsi kesadaran bagi kekuatan penyembuh alami dari dalam tubuh.

MANFAAT TRAINING BAGI PERUSAHAAN

Memiliki karyawan yang memahami kesehatan dan cara memelihara kesehatan secara mandiri
Meningkatkan produktifitas kerja dan
menurunkan biaya kesehatan yang semakin meningkat.

TANGGAPAN PESERTA ALUMNI TRAINING HEALTH SECRET

“Training Health Secret sangat berbeda dengan training yang selama ini kami adakan di Bank Mandiri, training ini sangat sesuai dengan kondisi Bank Mandiri yang saat ini beban biaya kesehatannya semakin tinggi…”

(I Nengah Rentaya- Senior Vice President Learning Center BANK MANDIRI)

”Luar Biasa..!! Sangat ILMIAH, materi penuh dengan data.”
(Raden Akhmad Yani-Anggota DPRD Bandung)

“Inspiring & eye opener.”
(Adiwarman Karim-Direktur Karim Business Consulting & Pakar Ekonomi Syari’ah)

”Training ini sangat berguna sekali !”
(Ust. Abu Syauqi-Pimpinan Rumah Zakat)

“Training ini sangat berguna dan memberikan pemahaman yang sangat bermanfaat.”
(Dr. Yumna Rasyid, M.Pd.-Dosen PTN Jakarta)

“Merubah pola hidup & pola makan yang sehat dan lebih mensyukuri atas nikmat yang telah diberikan Allah kepada kita.”
(Ait Machdali-Istri Prof. DR. Komaruddin Hidayat)

“Mbak Puti.. Training Health Secret kemaren punya dampak besar bagi keluarga besar kami, hari ini kami sedang lomba buat juice… Pokoknya seru mbak…”
(SMS dari Shanti-Aktifis sosial tinggal di Jerman)

”Bravo dr. Puti untuk Training Anda…”
(Hj. Lili Wachid-Wakil Dewan Syuro PKB)

TRAINER :
Dr. Puti Rita Liswari, M.Sc, M.Kes.
- Master Trainer HEALTH SECRET
- Director INTEGRATED HEALTH CENTER
- Pengurus Pusat PDHMI (Perhimpunan Dokter Herbal Medik Indonesia)

WAKTU & TANGGAL :
JAKARTA
Tanggal, 19 Nopember 2011
Jam 07.30 sd 18.00 WIB

FASILITAS :
Makalah
Sertifikat
1x makan siang
2x coffee break

BIAYA TRAINING
Biaya training : Rp. 1.000.000,-
Early Bird : Rp. 600.000,- (Sebelum 5 Nopember 2011)
Bagi yang daftar 6 orang (GRATIS 1 orang)

PENAWARAN KHUSUS UNTUK CORPORATE:

Kami memberikan harga khusus untuk perusahaan Bapak/ibu :

Jika Mengirimkan 2-5 karyawan : Rp. 500.000,- @ orang
Jika Mengirimkan 6-10 karyawan : Rp. 300.000,- @ orang

AYO SEGERA DAFTAR !
TEMPAT TERBATAS UTK 100 PESERTA !

PEMBAYARAN VIA TRANSFER
Bank BCA : 8100 14 9681
MANDIRI : 1300 7882 2999
a/n NADA RISTYA RAHMANI

Bukti transfer mohon di Fax ke : 022 423 0523

SEGERA HUBUNGI KAMI ! :
THE INTEGRATED HEALTH CENTER FOR WELLBEING (IHC)
Telp. 022-423 0523

CONTACT PERSON
Afief Khoiril Anam
HP. 0813-2256 9827 / 0857-1732 7361

Website :
http://www.ihcforwellbeing.com
http://www.integratedhealthcenter.blogspot.com

Bukti Foto-foto Rumah Nabi Saw dan Sayyidah Khadijah

Berikut ini foto Rumah Nabi Saw dan istri tercintanya, Sayyidah Khadijah as, yang merupakan peninggalan bersejarah, yang semestinya dirawat dan dijaga dengan baik. Peninggalan-peninggalan seperti ini merupakan situs-situs penting yang bisa menjadi pelajaran yang baik bagi orang-orang terkemudian.

FOTO DILIHAT DARI KIRI KE KANAN PANDANGAN ANDA (1,2,3)
FOTO DILIHAT DARI KIRI KE KANAN PANDANGAN ANDA (4,5,6)

1. Foto Rumah Nabi Saw dan Sayyidah Khadijah as, tempat mereka berdua tinggal selama 28 tahun. Inilah bukti penghancuran yang dilakukan oleh Wahabi-Salafy terhadap situs-situs sejarah Islam.

2. Foto adalah reruntuhan pintu masuk ke kamar Rasul Saw di rumah Sayyidah Khadijah as.

3. Foto reruntuhan mihrab tempat Rasulullah saw biasa melakukan shalat.

4. Foto sisa reruntuhan rumah Nabi Saw & Sayyidah Khadijah as yang dilihat lebih dekat.

5. Di atas ini adalah foto reruntuhan tempat Sayyidah Fatimah as, putri kesayangan Rasulullah Saw dilahirkan.

6. Foto makam Sayyidah Khadijah as (yang besar) dan putranya, Qasim (yang kecil) di sudut.


Catatan :

Sebagian besar foto-foto tersebut saya peroleh dari kitab : Ummul Mu’minin, Khadijah binti Khuwaylid, Sayyidah Fie Qalby al-Mushtafa karya DR. Muhammad Abduh Yamani yang telah diterjemahkan oleh penerbit Pustaka IIMaN dengan judul : Khadijah Drama Cinta Abadi sang Nabi. Penulis adalah mantan Menteri Penerangan Kerajaan Arab Saudi.

Sumber :

http://qitori.wordpress.com/2007/12/06/foto-foto-rumah-nabi-saw-dan-sayyidah-khadijah-yang-telah-dihancurkan-wahabi-salafy/

Bayi Raksasa Berusia 29 Tahun

Dia didiagnosis mengidap infantalisme.

VIVAnews – Di tempat kerjanya, Stanley adalah seorang profesional di bidang komputer. Begitu jam kerja usia dan ia sampai di rumah, pria berusia 29 tahun berubah drastis dari pria dewasa menjadi seorang bayi raksasa.

Stanley langsung dipakaikan popok, minum lewat botol susu, makan disuapi, bermain boneka beruang favorit, dan lego di area bermain. Hal ini ia lakukan kapanpun ia punya waktu luang.

Sebagai ‘bayi dewasa’ Pria asal California ini mendapat perawatan teman wanita yang pernah berprofesi sebagai mantan perawat.

Menurut medis, Stanley mengidap infantalisme, yaitu kelainan psikologis yang diidap orang dewasa yang bersikap layaknya bayi atau balita. Pengidapnya kerap dinamakan ‘pecinta popok’ (DL). Namun pada beberapa kasus, hal ini dapat berkembang menjadi fetish sexual. Yaitu, seseorang memperoleh kepuasan seksual dari objek atau kondisi tertentu.

“Bagi kebanyakan dari kita, sepulang kerja Anda akan bersantai. Dan aku akan berubah menjadi ‘seorang bayi’ dan menyingkirkan semua barang-barang dewasa,” ungkapnya. Stanley mengaku kebiasaan uniknya sudah berlangsung sejak ia remaja 14 tahun. Dia menegaskan, kebiasaannya ini bukanlah demi memperoleh kepuasan seksual.

Dalam sebuah tayangan National Geographic, Stanley dihadirkan lengkap dengan semua perlengkapan bayi sesuai ukuran tubuhnya. Sebuah boks bayi ukuran jumbo dibuat khusus dapat menampung berat tubuhnya yang mencapai 159 kilogram, kursi khusus bayi, serta aneka mainan bayi.

Dia pun mengungkap alasannya berperilaku bagai seorang bayi, “Aku melakukannya hanya untuk mendapatkan cinta, kasih sayang dan rasa aman selama di rumah.”

Stanley menambahkan, “Begitu keluar rumah saya langsung berubah menjadi seorang dewasa lagi,” katanya dikutip dari Huffington Post. (eh)

Sumber :

http://kosmo.vivanews.com/news/read/239953-bayi-raksasa-berusia-29-tahun

BENARKAH AKHIRAT TIDAK KEKAL?


Mungkin diantara pembaca ada yang pernah membaca sebuah buku yang pernah cukup laris yang berjudul “Ternyata Akhirat Tidak Kekal” karangan Sdr Agus Mustofa, seorang Sarjana Nuklir. Kalau kita membacanya dengan pikiran jernih dan dengan iman yang mantap, sebenarnya buku ini bisa menggugah dan mengingatkan kita kembali bahwa di alam semesta ini tidak ada yang kekal. Bumi, manusia, binatang, tetumbuhan dan sebagainya, semua sementara. Ada batasnya. Kullu man ‘alaihaa fanin (Ar-rahman 26).

Semua yang ada di dunia ini bakal binasa. Begitu juga ciptaan Allah yang lain, rasul, malaikat, dan akhirat juga tidak kekal, Yang kekal itu hanya satu: Pencipta alam semesta ini. Wayabqo wajhu rabbika dzul jaialil wal ikram artinya, Dan tetap kekal Wajah Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan, Jadi kalau kita menganggap akhirat kekal dan kekalnya sama dengan kekalnya Allah, berarti telah melakukan kesalahan keimanan. Allah disamakan dengan makhluk. Hati hati!

Kita harus yakin bahwa yang kekal hanya satu itu. Selebihnya tidak, Kalau toh banyak disebut bahwa surga itu kekal atau abadi, maka tingkat kekekalannya atau keabadiannya tidak sama dengan kekekalan Allah. Kekal atau abadinya makluk tetap ada batasnya, Sampai kapan? Sesuai dengan kehendak yang menciptakan, Kalau Allah kelak menghendaki akhirat harus sampai pada batas akhir, dan Allah menghendaki ada ciptaan baru, maka itu hak prerogratif Allah swt, Allah yang punya irodah (kehendak) mau diapakan ciptaan-Nya ini.

Kita sering “terjebak” pemahaman sempit karena dibatasi oleh ruang dan waktu. Memahami kata “langit” saja sudah relatif. Ada yang mengatakan langit itu sesuatu di atas kita. Lha, kalau itu artinya, kata “kita” itu siapa. Apa orang Indonesia, atau orang Amerika yang letaknya sama sekali beda. Di sini malam, di sana siang. Di sini atas, di sana bawah, Lalu? Maka, ada yang mengartikan langit adalah sesuatu di luar bumi, jadi bukan di atas seperti yang kita pahami selama ini. Nah, ini saja sudah beda kan? Begitu juga dalam memahami kata “satu tahun” misalnya, setiap tempat beda-beda. Satu tahun di bumi, berbeda dengan satu tahun di planet lain. Tidak percaya? Di bumi kita, satu tahun itu sama dengan 365 hari. Tetapi di Merkurius satu tahun sama dengan 88 hari. Jadi, sehari di sana, sama dengan 58,6 hari di bumi.

Agus Mustofa menjelaskan, perbedaan itu akan semakin seru kalau kita datang ke planet lain. Misalnya, Venus, satu harinya sama dengan 243 hari Bumi. Sedang setahunnya sama dengan 225 hari. Mars setahunnya 687 hari, Yupiter setahunnya 4,332 hari, Saturnus 10,759 hari, Uranus 30,685 hari, Neptunus 60.190 hari, dan Pluto 90,550 hari. Jadi, waktu di setiap planet saja sudah berbeda-beda seperti itu karena pengaruh ruang dan waktu, apalagi jika dibandingkan dengan akhirat.

Inilah yang digambarkan Allah, di antaranya dalam QS Al Ma’arij ayat 4 bahwa satu harinya malaikat sama dengan 50.000 tahun manusia di Bumi. Nah, untuk mempermudah pemahaman manusia yang pikirannya terbatas ini, karena akhirat dibanding Bumi beda waktunya sangat jauh, maka dikatakan saja abadi. Padahal, abadi yang dimaksud adalah abadi dalam tinjauan manusia, bukan abadi seperti abadinya Allah.

Kalau begitu, apa yang kita perdebatkan? Apakah kita kurang lama tinggal di akhirat kalau misalnya kita di sana disebutkan abadi, sementara sehari waktunya malaikat saja Allah informasikan sama dengan 50.000 tahun Bumi? Kekal yang bagaimana lagi yang kita minta. Maka, betapa sengsaranya kalau kita dalam waktu yang “tidak kekal” tetapi seperti itu lamanya ternyata ditempatkan di neraka. Maka, tidak ada lain kecuali menyesal dengan penyesalan yang tiada tara. Mumpung belum menyesal, sebaiknya kita mencari bekal sebanyak-banyaknya untuk “menebus” sorga Allah yang disediakan bagi hamba beriman dan beramal sholeh. Apakah kita nanti masuk ke sana? Semoga saja!

Sumber : tulisan Dahlia Putri, dikutip dari Hikmah Kebun.

MENGHITUNG-HITUNG BERAPA LUAS SYURGA DAN NERAKA

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan Tuhanmu, dan kepada Surga yang luasnya  SELUAS LANGIT dan BUMI, yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa. (QS. Ali Imran: 133)

Berlomba-lombalah kamu sekalian untuk mendapatkan ampunan Tuhanmu dan syurga yang luasnya SELUAS LANGIT dan BUMI yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasulNya(QS. Al-Hadiid : 21)

Subhaanallah, Surga itu luasnya seluas langit dan bumi? Berapakah luasnya langit dan bumi itu? Bisakah ilmu pengetahuan mengukurnya? Surga begitu luasnya, sementara penduduk bumi kita yang berisi sekitar lima milyar orang saja masih menyisakan demikian luas tempat yang belum dihuni.

Baiklah, sekedar untuk berhitung dan yang penting adalah untuk menambah keimanan kita akan kebesaran Allah Swt, mari kita mencoba mengukurnya. Berdasarkan informasi dari Al-qur’an. Bahwa langit ini dicipta oleh Allah Swt sebanyak TUJUH lapis.

Pernyataan ini didukung paling tidak oleh delapan buah ayat al-qur’an yaitu Al-Isra’ : 44, Al-Mukminuun : 17, Al-Mukminuun : 86, Al-Mulk : 3, Al-Baqarah : 29, At-Thalaq : 12, Nuh : 15 dan An-Naba’ : 12

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS. Al-Isra’ : 44)

Langit diciptakan oleh Sang Pencipta sebanyak tujuh lapis, sementara untuk langit terdekat saja yang masih mampu dipandang teropong manusia yang tercanggih sekalipun sudah membuat manusia ‘takluk’ tidak dapat membayangkan. Maka bumi sungguh ibarat debu jika dibandingkan dengan luasnya surga. Demikian pula keindahan bumi beserta isinya, sungguh amat sangat tidak sepadan jika dibandingkan dengan keindahan Surga.

Benarlah kata sebuah hadits Qudsi yang menyatakan bahwa, keindahan surga yang diberikan Allah kepada para hambaNya, belum pernah didengar telinga, belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah terlintas di dalam hati.

Sekedar sebagai ilustrasi matematis, mari kita bayangkan berapa luasnya jagad raya langit pertama itu. Garis tengah untuk langit pertama atau jagad raya ini diperkirakan sebesar 30 milyar tahun cahaya. Berarti garis tengah jagad raya kita ini sepanjang : 30.000.000.000 X 360 X 24 X 60 X 60 X 300.000 km = 279.936.000.000.000.000.000.000 km. Ini bukan luasnya langit, tetapi baru garis tengahnya saja.

Yang sedang kita hitung inipun masih luas langit terdekat saja. Belum lagi langit lapis ke dua, ke tiga, ke empat, ke lima, ke enam, dan yang ke tujuh. Yang kesemuanya itu jauh lebih besar dibanding langit pertama.

Lalu bisakah kita membayangkan luas surga? Bagaimana dengan keindahannya? Subhaanallah. Logika ilmu pengetahuan mungkin bakal terhenti, tinggal logika iman yang bisa mengukurnya.

Rasulullah pernah bersabda bahwa di surga sebuah pohon akan bisa kita lalui dari ujung ranting timur ke ujung ranting barat sejauh 100 tahun perjalanan.

Satu lagi, bahwa menurut ilmu pengetahuan, ternyata jagad raya ini tidak tetap, tetapi terus mengembang bertambah lama bertambah besar dan tentu juga bertambah luas. Menurut penelitian Stephen Hawking setiap satu milyar tahun jagad raya mengembang sekitar sepuluh sampai dengan lima belas persen.

Surga memang luar biasa hebatnya. Luar biasa indahnya. Bahkan kita tidak bisa membayangkannya. Tetapi yang lebih menarik adalah ‘pernyatan sikap’ para sufi dan para wali Allah, yang mengatakan bahwa mereka tidak terpesona dengan surga yang tidak terbayangkan keindahannya itu. Sebab mereka lebih terpesona dan lebih cinta kepada Pencipta dan Pemilik Surga, yaitu Allah Swt.

Artinya keindahan Allah Swt, Kebesaran, dan kehebatannya, sungguh melebihi surga itu sendiri. Subhaanallah. Cuma kadang-kadang manusia ‘terperangkap’ dengan keindahan hadiahnya dan lupa kepada Dzat Yang Maha Pemberi hadiah.

Berapakah kira-kira luas neraka ?

Suatu saat Abu Hurairah ra, mengatakan, ketika kami bersama rasulullah, tiba-tiba terdengar suara yang sangat keras, seperti benda yang jatuh menggelegar. Nabi yang mulia mengatakan:
“Tahukah kamu sekalian, suara apa itu? Kami menjawab: hanya Allah dan rasulNya sajalah yang lebih mengetahuinya. Nabi menjawab, itu tadi adalah suara dari sebuah batu yang dijatuhkan ke dalam jurang neraka, sejak tujuh puluh tahun yang lalu, baru sampai ke dasarnya ini tadi…” (HR. Muslim)

Benda yang jatuh, secara ilmu fisika bisa dihitung jaraknya. Berdasarkan gravitasi yang berlaku. Jika gravitasi bumi kita ini adalah 9,8 m / detik, maka dengan mudah kita bisa menghitung jarak tempuh batu yang jatuh mengikuti rums 1/2 gt2. Jika jatuhnya ke bumi kita sbb:
Jarak tempuh batu selama 70 tahun adalah, 0,5 x [70X360X24X60X60] x [70X360X24X60X60] x 9,8 m = 23.228.686.172.160.000 m = 23.228.686.172.160 km,
Bandingkan garis tengah bumi kita hanya: 12.756 km. Ini berarti, bahwa neraka memiliki kedalaman: 23.228.686.172.160 km /12.756 km = 1.821.000.797.441,2 X diameter bumi ini jika dipakai gravitasi ‘bumi kita’.

Artinya bahwa, jika jurang neraka itu diukur berdasarkan gravitasi bumi kita, maka neraka memiliki kedalaman = 1.821.000.797.441,2 kali garis tengahnya bumi. Atau jika kita menggali sebuah sumur, maka sumur itu akan mencapai kedalaman seperti yang kita hitung di atas. Apabila sumur itu menembus bumi berulang kali, sampai sebanyak 1.821.000.797.441,2 kali.

Dari sini saja kita sudah sulit membayangkan betapa dalamnya jurang neraka seperti yang diinformasikan oleh rasulullah saw tadi. Jadi jurang neraka itu sedalam: 1.821.000.797.441,2 kali ‘tebal’nya bumi. Ah, betapa menggiriskan! Yang baru kita illustrasikan tadi kedalaman vertikal neraka, bagaimana pula lebar horizontalnya. Semestinya lebar horizontal lebih luas dari vertikalnya, ibarat bumi yang memiliki permukaan lebih luas dibanding ketinggian atmosfir bumi.

Tetapi kedalaman itu, ‘belum seberapa, sebab nanti di yaumil akhir, bumi kita ini akan diganti oleh bumi yang lain. Sehingga gravitasi yang dimaksud tentu bukan gaya gravitasi bumi kita ini. Tetapi gravitasi bumi baru, yang jauh lebih hebat dan lebih dahsyat kekuatan daya tariknya.
“Ketika bumi ini diganti dengan bumi yang lain, begitu pula dengan langitnya, Mereka bermunculan dari kuburnya masing-masing menghadap kepada Allah Yang Maha Esa dan Maha Perkasa”. (QS. Ibrahim 14 : 48)

Jangankan dipakai ukuran bumi baru yang kita belum tahu gravitasinya. Andaikata dipakai ukuran gaya tariknya Black Hole saja, yg mempunyai perbandingan 1 : 100 trilyun (perbandingan ini telah dianalisis pada suatu diskusi ilmiah yang bejudul “Menikmati keindahan Allah melalui logika dan tanda-tanda”), maka kedalaman neraka menjadi sangat sangat menggiriskan

Secara matematis kedalaman itu menjadi : 23.228.686.172.160 km X 100.000.000.000.000 = 232.286.861.721.600.000.000.000.000 km

Sebagai gambaran, bila 1 trilyun atau 1000 milyar manusia sekalipun dimasukkan kedalam neraka sekaligus maka tiap orangnya masih bisa diberi jatah ruang lebih dari 200 trilyun kilometer persegi .

Sehingga kalau seseorang dimasukkan ke dalam neraka, jangan harap mudah menemukan teman ‘senasib dan sependeritaan’, apalagi sampai berbagi duka dan saling memberi dorongan agar ‘tabah’.

Tulisan ini belum lagi membicarakan dahsyatnya suhu neraka serta ragam siksaan dan kualitas siksaannya. Sebagai gambaran singkat Rasulullah saw pernah berkata, andaikata dari dalam neraka yang dahsyat itu menerobos keluar apinya meskipun hanya sebesar lubang jarum saja, maka hancur binasalah bumi kita. Tulisan ini juga belum menggambarkan bahwa di neraka tubuh manusia tidak langsung gosong atau meleleh tapi memuai dahulu. Rasulullah SAW pernah berkata bahwa ada gigi seorang kafir yang akan menjadi sebesar gunung Uhud di neraka. Hadits lain meriwayatkan bahwa tebal kulit manusia di neraka akan (memuai) hingga setebal 3 hari perjalanan, jauh lebih tebal dibanding kulit sapi yang digoreng dan memuai hingga setebal kerupuk kulit. Inilah mungkin hikmah kenapa jatah ruang neraka untuk setiap penghuninya diberi kapasitas yang sedemikian luasnya.

Setelah kita membayangkan keindahan surga yang ternyata tidak bisa dibayangkan saking dahsyatnya, dan setelah kita berhitung matematis tentang kedalaman neraka, yang ternyata juga tidak bisa kita bayangkan betapa mengerikan kedalaman neraka itu, masihkah kita mau menunda amal akhirat kita untuk suatu masalah dunia yang ternyata sangat kecil dan tidak abadi ini.

Ya Allah, berilah kami kebaikan di atas dunia ini, dan berilah kami kebaikan di akhirat nanti, hindarkanlah kami dari siksaMu yang amat pedih…

(Sumber tulisan oleh : Dahlia Putri dikutip dari Kebun Hikmah )

milkywayBerapakah kira-kira luas surga?

PESAN ROSULULLAH SAW TERHADAP PUTERINYA FATIMAH RA

Suatu hari Rasulullah saw masuk ke rumah Sayyidah Fathimah as. Ketika itu, Fathimah sudah berbaring untuk tidur. Rasulullah saw lalu berkata,

“Wahai Fathimah, lâ tanâmi. Janganlah engkau tidur sebelum engkau lakukan empat hal; mengkhatam Al-Quran, memperoleh syafaat dari para nabi, membuat hati kaum mukminin dan mukminat senang dan rida kepadamu, serta melakukan haji dan umrah.”

Fathimah bertanya, “Bagaimana mungkin aku melakukan itu semua sebelum tidur?”

Rasulullah saw menjawab, “Sebelum tidur, bacalah oleh kamu Qulhuwallâhu ahad tiga kali. Itu sama nilainya dengan mengkhatam Al-Quran.”

*Yang dimaksud dengan Qul huwallâhu ahad adalah seluruh surat Al-Ikhlas, bukan ayat pertamanya saja. Dalam banyak hadis, seringkali suatu surat disebut dengan ayat pertamanya. Misalnya surat Al-Insyirah yang sering disebut dengan surat Alam nasyrah.

Rasulullah saw melanjutkan ucapannya, “Kemudian supaya engkau mendapat syafaat dariku dan para nabi sebelumku, bacalah shalawat: Allâhumma shalli `alâ Muhammad wa `alâ âli Muhammad, kamâshalayta `alâ Ibrâhim wa `alâ âli Ibrâhim. Allâhumma bârik `alâMuhammad wa `alâ âli Muhammad, kamâ bârakta `alâ Ibrâhim wa `alâ âliIbrâhim fil `âlamina innaka hamîdun majîd.”

Kemudian supaya kamu memperoleh rasa rida dari kaum mukminin dan mukminat, supaya kamu disenangi oleh mereka, dan supaya kamu juga rida kepada mereka, bacalah istighfar bagi dirimu, orang tuamu, dan seluruh kaum mukminin dan mukminat.”

Tidak disebutkan dalam hadis itu istighfar seperti apa yang harus dibaca. Yang jelas, dalam istighfar itu kita mohonkan ampunan bagi orang-orang lain selain diri kita sendiri. Untuk apa kita memohon ampunan bagi orang lain? Agar kita tidur dengan membawa hati yang bersih, tidak membawa kebencian atau kejengkelan kepada sesama kaum muslimin. Kita mohonkan ampunan kepada Allah untuk semua orang yang pernah berbuat salah terhadap kita. Hal itu tentu saja tidak mudah. Sulit bagi kita untuk memaafkan orang yang pernah menyakiti hati kita. Bila kita tidur dengan menyimpan dendam, tanpa memaafkan orang lain, kita akan tidur dengan membawa penyakit hati. Bahkan mungkin kita tak akan bisa tidur. Sekalipun kita tidur, tidur kita akan memberikan mimpi buruk bagi kita. Penyakit hati itu akan tumbuh dan berkembang ketika kita tidur. Dari penyakit hati itulah lahir penyakit-penyakit jiwa dan penyakit-penyakit fisik. Orang yang stress harus membiasakan diri memohonkan ampunan kepada Allah untuk orang-orang yang membuatnya stress sebelum ia beranjak tidur.

Dalam hadis itu tidak dicontohkan istighfar macam apa yang harus kita baca. Tapi ada satu istighfar yang telah dicontohkan oleh orang tua-orang tua kita di kampung. Biasanya setelah salat maghrib, mereka membaca:

“Astaghfirullâhal azhîm lî wa lî wâlidayya wa lî ashâbilhuqûqi wajibâti `alayya wal masyâikhina wal ikhwâninâ wa li jamî’ilmuslimîna wal muslimât wal mukminîna wal mukminât, al ahyâiminhum walamwât.

Ya Allah, aku mohonkan ampunan pada-Mu bagi diriku dan kedua orang tuaku, bagi semua keluarga yang menjadi kewajiban bagiku untuk mengurus mereka. Ampuni juga guru-guru kami, saudara-saudara kami, muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.”
Bila kita amalkan istighfar itu sebelum tidur, paling tidak kita telah meminta ampun untuk orang tua kita. Istighfar kita, insyaAllah, akan membuat orang tua kita di alam Barzah senang kepada kita. Istighfar itu pun akan menghibur mereka dalam perjalanan mereka dialam Barzah. Manfaat paling besar dari membaca istighfar adalah menentramkan tidur kita.

Nasihat terakhir dari Rasulullah saw kepada Fathimah adalah, “Sebelum tidur, hendaknya kamu lakukan haji dan umrah.”
Bagaimana caranya?Rasulullah saw bersabda, “Siapa yang membaca subhânallâh walhamdulillâh wa lâ ilâha ilallâh huwallâhu akbar, ia dinilai sama dengan orang yang melakukan haji dan umrah.”
Menurut Rasulullah saw, barang siapa yang membaca wirid itu lalu tertidur pulas, kemudian dia bangun kembali, Allah menghitung waktu tidurnya sebagai waktu berzikir sehingga orang itu dianggap sebagai orang yang berzikir terus menerus. Tidurnya bukanlah tidur ghaflah,tidur kelalaian, tapi tidur dalam keadaan berzikir. Sebetulnya, bila sebelum tidur kita membaca zikir, tubuh kita akan tertidur tapi ruh kita akan terus berzikir. Sekiranya orang itu terbangun di tengah tidurnya, niscaya dari mulut orang itu akan keluar zikir asma Allah.

(Petikan dari ceramah KH. Jalaluddin Rakhmat pada Pengajian Ahad di Mesjid Al-Munawwarah, tanggal 12 September 1999. Ditranskripsi oleh Ilman Fauzi Rakhmat)

Sumber : http://happypurpleme.blogspot.com/2010/04/kenapa-pada-waktu-tahiyat-dalam-sholat.html

BINATANG TERNYATA JUGA BERPUASA

Ass. Apa kabar Sahabat Mahardhika yang baik hatinya…

Selamat menjalankan puasa hari pertama ya, mudah-mudahan semalam kita semua diberikan kesempatan Allah untuk shalat isya’ dan tarawih berjama’ah serta pagi hari tadi kita sahur…

Pada kesempatan pagi ini, kita akan mengupas artikel bahwa ternyata yang perpuasa bukan hanya manusia saja, ternyata binatangpun banyak yang juga berpuasa. seperti ; Buaya, ular, ayam, dan ulat adalah beberapa di antaranya. Menarik untuk menyimak dan mengambil hikmah dari puasa binatang-binatang tersebut.

Puasa Ular
Ular termasuk binatang yang melakukan puasa. Puasa ular dimulai ketika dia melakukan “sahur” – makan mangsanya. Setelah mendapatkan mangsanya biasanya ular tidak melakukan aktifitas apa-apa. Mencari tempat bersembunyi, lalu diam saja. (Mungkin dia tafakur ya?). Pada saat berpuasa begini biasanya ular menjadi “penyabar”, tidak mudah marah oleh godaan atau gangguan kecil. Jadi, ular pada saat puasa menjadi berkurang galak dan ganasnya. Lalu, ular berganti kulit dan mengakhiri puasanya. Hikmah: setelah berpuasa ular tetaplah ular. Ia tidak mengalami perubahan fundamental pada sifat dan karakternya. Mungkin ia menjadi lebih penyabar saat berpuasa, tetapi setelah selesai masa puasanya ia kembali ular sebagaimana lazimnya. Bila dalam puasa kali ini kita hanya baik saat bulan Ramadhan tetapi tidak mampu mempertahankannya setelah Ramadhan usai maka puasa kita adalah tipe puasa ular.

Puasa Ayam
Ayam juga melakukan puasa, yaitu ketika ia harus mengeram telurnya. Ia tidak makan tidak minum selama mengeram tersebut. Bahkan ia tidak beranjak dari tempatnya sama sekali. Begitulah cara ayam berpuasa. Pelajaran apa yang bisa kita ambil? Sebagaimana ular, sebelum dan sesudah berpuasa ayam tetaplah ayam. Ia tidak mengalami perubahan. Justru obyek lain yang berubah, sang telur berubah menjadi anak ayam. Bisa jadi puasa kita mirip dengan puasa ayam. Karena kita tidak sungguh-sungguh berpuasa dan atau karena puasa kita karena pamrih duniawi, maka tidak terjadi perubahan besar dalam diri kita. Meskipun mungkin, karena melihat kita berpuasa orang lain di sekitar kita menjadi segan melakukan “ketidak-baikan”. Jadi, kita sendiri tidak mengalami perubahan, justru orang lain yang berubah karenanya. Bila demikian yang kita jalani maka puasa kita adalah puasa tipe ayam.

Puasa Ulat
Ulat memang menjijikkan, begitulah umumnya kita melihat binatang ini. Keberadaannya membuat kita tidak merasa nyaman. Tidak itu saja, ulat juga menjengkelkan karena dimanapun dia berada selalu membuat kerusakan. Bila dia tinggal di daun, rusaklah daun itu. Bila ia tinggal di buah, rusaklah buah itu. Bila ia tinggal di batang, rusaklah batang itu. Bila ia tinggal di akar, rusaklah akar itu. Pokoknya, dimanapun dia berada kerusakanlah yang dia perbuat.

Naudzubillah min dzalik. Semoga kita tidak memiliki sifat-sifat yang demikian ini. Keberadaan kita tidak disukai orang lain dan atau menyebabkan kerusakan. Untuk itu kita perlu selalu melakukan introspeksi diri. Jangan-jangan keberadaan kita selalu menimbulkan kerusakan. Misalnya dalam bergaul sering kita menginisiasi ghibah, membicarakan kejelekan orang lain. Maka dalam hal ini kita telah mengajak partner bicara kita melakukan perbuatan yang dimurkai Allah. Artinya keberadaan kita membuat dia rusak. Atau cewek dengan pakaian yang mengundang, maka bila karenanya ada cowok-cowok yang “terganggu” berarti sang cewek tersebut telah meninggalkan kerusakan. Bahkan mungkin saja kerusakan itu kita perbuat atas nama cinta. Kita mencintai lawan jenis kita, mengundangnya membalas cinta kita, lalu terlanggarlah norma-norma, maka berarti cinta kita telah membuatnya rusak. Atau kita terlalu mencintai anak kita, lalu bersikap sangat permisif, sehingga anak kita melabrak batasan dan perintah Allah, maka berarti dengan cinta kita telah membuat kerusakan pada anak kita. Naudzubillah tsuma naudzubillah min dzalik.

Luar biasanya ulat adalah kodratnya yang melakukan metamorphosis. Melakukan perubahan fundamental atas dirinya secara keseluruhan. Dan itu dilakukannya dengan cara berpuasa. Subhanallah. Setelah berpuasa yang kita kenal sebagai fase kepompong, secara keseluruhan ulat mengalami perubahan. Perubahan pertama adalah fisiknya. Sebelum berpuasa ia adalah binatang menjijikkan, namun setelah berpuasa ia menjadi binatang yang menyenangkan – kupu-kupu yang indah. Keindahan kupu-kupu mampu mengundang decak kagum manusia sehingga membangkitkan rasa dan karsa keindahan dalam dirinya. Lahir banyak karya sastra yang menggambarkan keindahan kupu-kupu. Keberadaan kupu-kupu itu sendiri telah mendatangkan kebaikan. Perubahan kedua adalah perilakunya. Bila sebelumnya tindakannya selalu menimbulkan kerusakan, setelah bermetamorfosis menjadi kupu-kupu kemanapun dia pergi selalu melakukan kebaikan. Ketika ia hingga di bunga, bunga mendapatkan manfaat dari bantuannya melakukan penyerbukan. Setidaknya, keberadaannya tidak menimbulkan kerusakan. Di manapun dia hinggap, tidak sampai terjadi kerusakan. Bahkan ia menjadi perhiasan di tempat itu.

Begitulah tipe puasa ulat. Puasa yang dilakukan ulat bersifat totalitas. Pada dasarnya perubahan itu membuat dirinya lebih baik dan perilakunya juga lebih baik. Sungguh puasa Ramadhan adalah karunia Allah yang luar biasa. Karena kewajiban puasa itu dapat menjadi alat bagi kita melakukan transformasi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Hawa nafsu membuat kita berprasangka bahwa diri kita telah baik dan melakukan kebaikan. Hawa nafsu sering membuat kita terlena sehingga melupakan kebutuhan transformasi diri tersebut. Karenanya, sungguh kita patut bersyukur karena diberi kewajiban ini. Dan ulat dapat menjadi teladan bagi kita untuk melaksanakan puasa sebaik-baiknya. Ia adalah kalam Allah yang terdapat di alam ini. Semoga Allah menjadikan puasa Ramadhan kita ini seperti puasanya ulat yang sukses melakukan transformasi diri. Amien.

Sumber :

http://resonansi-wahono.blogspot.com/2009/08/puasa-binatang.html

PUASA PARA NABI TERDAHULU

Tersebut dalam Firman Allah ketika Dia memerintahkan umat Nabi Muhammad SAW untuk menjalankan ibadah puasa,

AlBaqarah 183: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

Maka inilah jejak-jejak para Nabi dan umat terdahulu, amat gemar melakukan ibadah puasa sebagaimana umat Islam dihari ini..

Puasa NABI MUSA
Keluaran 34:28. Dan Musa ada di sana bersama-sama dengan TUHAN empat puluh hari empat puluh malam lamanya, tidak makan roti dan tidak minum air
Ulangan 9:18 Sesudah itu aku sujud di hadapan TUHAN, empat puluh hari empat puluh malam lamanya, seperti yang pertama kali–roti tidak kumakan dan air tidak kuminum–karena segala dosa yang telah kamu perbuat

Puasa Nabi DAUD
2 Samuel 12:16-17 Lalu Daud memohon kepada Allah oleh karena anak itu, ia berpuasa dengan tekun semalam-malaman itu ia berbaring di tanah. Maka datanglah kepadanya para tua-tua yang di rumahnya untuk meminta ia bangun dari lantai, tetapi ia tidak mau; juga ia tidak makan bersama-sama dengan mereka.
Mazmur 35:12 -13 Mereka membalas kebaikanku dengan kejahatan; perasaan bulus mencekam aku. Tetapi aku, ketika mereka sakit, aku memakai pakaian kabung; aku menyiksa diriku dengan berpuasa, dan doaku kembali timbul dalam dadaku
Mazmur 69:10 Aku meremukkan diriku dengan berpuasa

Puasa Nabi NEHEMIAH
Nehemiah 1:4 Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit,
Puasa Nabi EZRA
Ezra 8:21. Kemudian di sana, di tepi sungai Ahawa itu, aku memaklumkan puasa supaya kami merendahkan diri di hadapan Allah kami dan memohon kepada-Nya jalan yang aman bagi kami, bagi anak-anak kami dan segala harta benda kami.
Ezra 10:6. Sesudah itu Ezra pergi dari depan rumah Allah menuju bilik Yohanan bin Elyasib, dan di sana ia bermalam dengan tidak makan roti dan minum air, sebab ia berkabung karena orang-orang buangan itu telah melakukan perbuatan tidak setia.
Puasa Nabi DANIEL
Daniel 9:3 Lalu aku mengarahkan mukaku kepada Tuhan Allah untuk berdoa dan bermohon, sambil berpuasa

Daniel 10:3 makanan yang sedap tidak kumakan, daging dan anggur tidak masuk ke dalam mulutku dan aku tidak berurap sampai berlalu tiga minggu penuh
Sifat Puasa Nabi Yesaya

Yesaya 58:4 Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi.

Hal ini pun telah jauh-jauh hari diwasiatkan oleh Muhammad Utusan Allah, shollahu alaihi wassalam, untuk menjauhi perbantahan dan perdebatan.

“Puasa adalah perisai, bila suatu hari seseorang dari kamu berpuasa,hendaknya ia tidak berkata buruk dan berteriak-teriak. Bila seseorang menghina atau mencacinya, hendaknya ia berkata ‘Sesungguhnya aku sedang puasa” (HR. Al- Bukhari,Muslim dan para penulis kitab Sunan)

Yesaya 58:6-7 Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!

Menarik sekali bahwa Sang Nabi terakhir melaksanakan kehendak Rabb-nya..

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari, no.6)

Bahkan ditegaskan oleh Anas bin Malik radhiallahu’anhu:bahwa
كان النبي صلى الله عليه وسلم أشجع الناس وأجود الناس
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling berani dan paling dermawan.” (HR. Bukhari no.1033, Muslim no. 2307)

Bulan Puasa zaman Nabi YEREMIA

Yeremia 36:9. Adapun dalam tahun yang kelima pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, dalam bulan yang kesembilan, orang telahmemaklumkan puasa di hadapan TUHAN bagi segenap rakyat di Yerusalem dan bagi segenap rakyat yang telah datang dari kota-kota Yehuda ke Yerusalem. –

Menarik sekali ketika tertulis bahwa puasa itu dilakukan selama bulan ke SEMBILAN..
Puasa Bani Israel ditengah ancaman pembantaian

Esther 4:15-16 Maka Ester menyuruh menyampaikan jawab ini kepada Mordekhai: “Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.”

Yom Kippur (Hari Pengampunan) Puasa BANI ISRAEL

Imamat 16:29. Inilah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi kamu, yakni pada bulan yang ketujuh, pada tanggal sepuluh bulan itu kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa dan janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan, baik orang Israel asli maupun orang asing yang tinggal di tengah-tengahmu.
Imamat 23:26-27 TUHAN berfirman kepada Musa: “Akan tetapi pada tanggal sepuluh bulan yang ketujuh itu ada hari Pendamaian; kamu harus mengadakan pertemuan kudus dan harus merendahkan diri dengan berpuasa dan mempersembahkan korban api-apian kepada TUHAN.

Bilangan 29:7 Pada hari yang kesepuluh bulan yang ketujuh itu haruslah kamu mengadakan pertemuan yang kudus dan merendahkan dirimu dengan berpuasa, maka tidak boleh kamu melakukan sesuatu pekerjaan.
Puasa Pertobatan BANI ISRAEL

Hakim-hakim 20:26. Kemudian pergilah semua orang Israel, yakni seluruh bangsa itu, lalu sampai di Betel; di sana mereka tinggal menangis di hadapan TUHAN, berpuasa sampai senja pada hari itu
1 Samuel 7:6 Setelah berkumpul di Mizpa, mereka menimba air dan mencurahkannya di hadapan TUHAN. Mereka juga berpuasa pada hari itu dan berkata di sana: “Kami telah berdosa kepada TUHAN.” Dan Samuel menghakimi orang Israel di Mizpa.

Yoel 2:15 Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya
Puasa Yom Kippur Yesus Kristus putra Maria, yakni Nabi Ieshua Ha Masiha bar Mariam, Isa Al Masih ibnu Maryam

Matius 4:2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.
Sifat Puasa Nabi Yesus Kristus putra Maria, Isa Al Masih sholallahu alaihi wassalam
Matius 6:16. Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik

Matius 6:17-18 Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu

Matius 6:1. “Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.

Demikian pula yang diperintahkan oleh Rasulullah Muhammad sholallahu alaihiwassalam, berdasarkan sabda beliau. “Sesuatu yg paling aku khawatirkan akan menimpa kalian adl syirik kecil” para sahabat bertanya “Wahai Rasulullah apa yg dimaksud dgn syirik kecil itu? Beliau menjawab“Riya’ (ingin dipuji).”

Disampaikan Umar ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu: Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Sesungguhnya setiap amalan harus disertai dengan niat, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai apa yang dia niatkan.” (HR. Al-Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907)

Demikianlah ajaran para Nabi yang selalu menekankan kemurnian dalam beramal ditujukan hanya untuk mencari Wajah Allah Yang Maha Tinggi..
Secara eksplisit sang Nabi memerintahkan kepada para pengikutnya untuk berpuasa sepeninggal kemangkatan beliau ke langit. Hal ini bisa dilihat jawaban beliau ketika para Yahudi meremehkan perilaku para pengikut beliau yang tampak jarang berpuasa dibanding murid Nabi Yahya, Yohannes…
Matius 9:15 Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.
Seorang wanita shalelah pengabdi Tuhan juga dikenal sebagai hamba Tuhan yang suka berpuasa di zaman Nabi Ieshua
Lukas 2:37 Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa.
Puasa para Hawariyun 12 Rasul Yesus
Kisah Para Rasul 13:2-3 Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.” Maka berpuasa dan berdoalah mereka
Kisah Para Rasul 14:23 Di tiap-tiap jemaat rasul-rasul itu menetapkan penatua-penatua bagi jemaat itu dan setelah berdoa dan berpuasa
Puasa Yom Kippur Rabi Paulus
Kisah 27:9 Sementara itu sudah banyak waktu yang hilang. Waktu puasa sudah lampau
Puasa dalam Umat Muhammad sholallahu alaihi wassalam
1.Puasa dilakukan dengan ikhlas tanpa ada keinginan Riya untuk dipuji atau ikut-ikutan
Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah saw. “Sesuatu yg paling aku khawatirkan akan menimpa kalian adl syirik kecil” para sahabat bertanya “Wahai Rasulullah apa yg dimaksud dgn syirik kecil itu? Beliau menjawab“Riya’ (ingin dipuji).”
Disampaikan Umar ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu: Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Sesungguhnya setiap amalan harus disertai dengan niat, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai apa yang dia niatkan.” (HR. Al-Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907)
2. Puasa dilakukan sebagai kesempatan untuk beroleh ampunan penghapus atas dosa-dosa
Hal ini berdasarkan riwayat ketika Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam naik ke atas tangga mimbar kemudian berkata, “Amin, amin, amin”. Para sahabat bertanya :
“Kenapa engkau berkata ‘Amin, amin, amin, Ya Rasulullah?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Telah datang malaikat Jibril dan ia berkata :

‘Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin’, kemudian Jibril berkata lagi, ‘celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah dan katakanlah amin!’, maka aku berkata : ‘Amin’. Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata lagi. ‘celaka seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup tetapi justru tidak memasukkan dia ke surga dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin”.

(Hadits Riwayat Bazzar dalam Majma’uz Zawaid 10/1675-166, Hakim 4/153 dishahihkannya dan disetujui oleh Imam Adz-Dzahabi dari Ka’ab bin Ujrah, diriwayatkan juga oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 644 (Shahih Al-Adabul Mufrad No. 500 dari Jabir bin Abdillah)

3. Puasa dilakukan bukan sekedar menahan lapar dan haus.
“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh terhadap puasanya dari makan dan minum.” (HR. Al-Bukhari)

4. Puasa haruslah menahan diri pelakunya untuk tidak berkata buruk, berteriak2, melayani debat dan pertengkaran

“Puasa adalah perisai, bila suatu hari seseorang dari kami berpuasa,hendaknya ia tidak berkata buruk dan berteriak-teriak. Bila seseorang menghina atau mencacinya, hendaknya ia berkata ‘Sesungguhnya aku sedang puasa” (HR. Al- Bukhari,Muslim dan para penulis kitab Sunan)

5.Ramadhan sebagai bulan SEDEKAH

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari, no.6)

ditegaskan oleh Anas bin Malik radhiallahu’anhu:bahwa
كان النبي صلى الله عليه وسلم أشجع الناس وأجود الناس
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling berani dan paling dermawan.” (HR. Bukhari no.1033, Muslim no. 2307)

Sumber :

http://rahmatalamsemesta.blogspot.com/2010/10/islam-dalam-alkitab-ibadah-puasa-dalam.html

Bakteri Jahat yang Berasal dari Sel Sehat Kita

Sekarang saya akan membagikan ilmu medis holistik lain yang dikemukakan oleh Dr Robert O. Young dalam bukunya ”The PH Miracle” tentang asal-usul mikroba jahat. Hal ini berbeda dari biologi klasik yang diajarkan di berbagai sekolah kedokteran pada umumnya dan semoga bisa merubah pola pikir medis kita supaya berpikir lebih holistik (menyeluruh – tidak sempit).

Biologi klasik, berdasarkan hasil penelitian Louis Pasteur di akhir tahun 1800-an, mendasarkan ide bahwa penyakit muncul dari kuman yang menyerang tubuh dari luar. Akan tetapi, dalam penelitian Antoine Bechamp yang mencengangkan tapi diacuhkan oleh Pasteur, termasuk penelitian Gunther Enderlein, Claude Bernard, Virginia Livingstone-Wheeler, dan Gastone Naessens, mereka mengemukakan bahwa bakteri dan mikroorganisme jahat lain ternyata dapat berasal dari sel kita sendiri dalam sebuah lingkungan yang asam.

Paham milik Pasteur tentang “kuman udara” mungkin berkontribusi sedikit terhadap penyakit. Bertentangan dengan realita hidup yang ada, kuman-kuman udara ini sebenarnya tidak mutlak menjadi penyebab kita sakit. Efek-efek negatif kuman akan benar-benar terlihat jika memang lingkungan mendukungnya, yaitu tubuh kita yang “terpolusi”.

.

Memiliki Banyak Bentuk

Perlu Anda ketahui bahwa mikroba mampu dengan sangat cepat berubah bentuk dan fungsi. Bakteri dapat berubah menjadi ragi, ragi menjadi jamur, dan jamur menjadi cendawan. Ada elemen-elemen yang hidup secara bebas di dalam sel dan cairan tubuh, yang memiliki kapasitas untuk berevolusi menjadi suatu bentuk yang kompleks. Elemen-elemen ini dikenal sebagai microzymas (micro artinya kecil, dan zyma artinya makhluk) dan semua makhluk hidup memiliki microzyma dalam tubuhnya. Baik degenerasi dan regenerasi sama-sama berasal dari microzyma.

Semua sel berasal dari microzyma di awal pembentukannya. Dalam keadaan dan lingkungan yang sesuai, microzyma berevolusi menjadi bentuk kehidupan yang lebih kompleks, termasuk bakteri dan jamur. Ini seperti jalur dua arah, bakteri dapat berde-evolusi kembali menjadi microzyma. Semuanya dimulai dan diakhiri dengan microzyma. Apa yang terjadi di antaranya bergantung pada lingkungan.

Kemampuan mikroba untuk berevolusi, untuk berubah bentuk dan fungsi, bergantung pada lingkungan mereka, yang dikenal dengan pleomorfisme (pleo artinya banyak, dan morph artinya bentuk). Dr Robert O. Young mengemukakan teorinya bahwa sel darah merah melakukan hal yang serupa. Sel darah merah dapat berevolusi menjadi sel apapun yang diperlukan oleh tubuh, seperti misalnya sel tulang, sel otot, sel kulit, sel otak, sel hati, sel jantung, dan seterusnya. Dalam proses yang parallel, bakteri, jamur, ragi, dan cendawan adalah evolusi mengerikan dari sel yang sehat (termasuk sel darah merah, sel otak, dan sel hati).

Tahukah Anda lingkungan apa yang memungkinkan perubahan mengerikan mikroba dalam tubuh manusia? Jawabannya adalah keasaman. Microzyma tidak selalu menjadi bakteri dan bakteri tidak selalu berevolusi menjadi jamur, atau jamur menjadi cendawan karena proses tersebut memerlukan lingkungan yang asam. Organisme pleomorfis yang berbahaya tidak dapat berkembang di lingkungan yang sehat (basa).

Dalam penelitiannya yang memakai sebuah mikroskop canggih, perekam video, dan sebuah printer, Dr Young berhasil merekam evolusi organisme pleomorfis dari bakteri berbentuk batang (basil) menjadi spiral (cocci) dan dengan pasti menjadi ragi dan jamur dan cendawan – dan kembali lagi.

Percobaan dramatis telah membuktikan bahwa keberadaan transformasi yang demikian adalah mungkin. Sebagai contoh, satu jenis amoeba (sebuah organism bersel tunggal) memakan bakteri, dan jenis yang lain, amoeba disentri, memakan beras. Keduanya memiliki DNA yang unik yang membedakan bentuk mereka. Namun, suatu hal yang luar biasa terjadi jika Anda menukar pola makan mereka.

Mereka secara bertahap berubah memakan beras dan amoeba disentri memakan bakteri. Materi genetik mereka berubah! Mereka secara harafiah, saling bertukar. Hal tersebut membuktikan bahwa pleomorfisme jauh lebih hebat daripada sekedar seekor ulat menjadi kupu-kupu, dan jauh lebih fantastis karena hal tersebut terjadi dalam waktu yang relatif cepat, terkadang dalam hitungan detik.

.

Sehat dengan Perbaikan Nutrisi

Kondisi keasaman tubuh kita sangatlah dipengaruhi oleh apa yang kita konsumsi sehari-hari. Jika kita jauh lebih banyak dan rutin mengonsumsi hal-hal yang tidak sehat, maka kondisi tubuh kita akan asam. Dengan demikian, otomatis kita telah menyediakan lingkungan yang buruk bagi sel tubuh kita yang sehat, sehingga mereka pun berubah bentuk menjadi mikroba yang berbahaya.

Hal sebaliknya akan terjadi, yaitu jika kita secukupnya mengonsumsi suplemen dan lebih banyak mengonsumsi hal-hal yang sehat dengan rutin, maka mikroba jahat (yang berasal dari dalam tubuh kita sendiri) bisa berubah bentuk menjadi sel sehat kembali. Kita dapat menyembuhkan diri kita sendiri dengan mengubah lingkungan di dalam tubuh kita. Dengan demikian, kuman yang berasal dari luar dan dalam diri kita sendiri, tidak akan memiki tempat untuk berkembang sehingga menjadi tidak berbahaya.

Healindonesia, Dt Awan (Andreas Hermawan)

Referensi: THE PH MIRACLE, Robert O. Young dan Shelley Redford Young, terjemahan Indonesia, hal. 32-35

Sumber : http://healindonesia.wordpress.com/2011/07/06/seri-berpikir-holistik-bakteri-jahat-yang-berasal-dari-sel-sehat-kita/#more-7692

Selamat Datang di Mahardhika Institute

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah menunjukkan kita darI jalan yang penuh kegelapan (tidak tahu apa-apa) menuju jalan yang penuh cahaya (ilmu pengetahuan).

Shalawat dan salam semoga senantiasa terucurah kepada Nabi Muhammad SAW, manusia pilihan yang telah teguh berjuang menghilangkan kegelapan pada dirinya, sehingga mampu mencerahkan manusia dan seluruh alam semesta.

Perkembangan ilmu pengetahuan saat ini begitu cepat, sehingga yang dahulunya sulit kita ketahui (peroleh) saat ini kita bisa mengakses (mendapatkannya) lewat internet. Dari ilmu yang diberikan untuk pendidikan dasar hingga perguruan tinggi (S1 bahkan S3), baik ilmu formal maupun non-formal, baik ilmu fisika maupun meta-fisik, baik ilmu dunia maupun ilmu agama (bekal untuk kehidupan akhirat), semua begitu banyak dan mudah kita dapatkan di masa sekarang…

Rahasia untuk mendapatka semua ilmu diatas cuma satu, yaitu kemauan (yang sungguh-sungguh) untuk mau belajar… “Karena tidak ada yang tidak bisa kita lakukan di dunia ini, yang ada hanyalah kita belum tahu dan belum biasa melakukannya..”.

Tulisan di website ini hanya bagian kecil dari begitu banyak dan luasnya ilmu Allah SWT yang terbentang di jagad raya…
Semoga walaupun sedikit dapat bermanfaat dan membantu Anda….. Amien.

Wassalamu’alaim Wr. Wb.

Afief Khoiril Anam

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.